Prekuel Game of Thrones Baru Akan Tayang 2022

Prekuel Game of Thrones Baru Akan Tayang 2022 –  HBO mengumumkan bahwa prekuel serial Game of Thrones bakal ditayangkan perdana pada 2022. Kabar itu dikonfirmasi oleh Presiden Pemrograman HBO Casey Bloys dalam wawancara dengan TCA pada Rabu (15/1) kemarin. “Dugaan saya sekitar 2022,” katanya seraya menambahkan bahwa masih terlalu dini untuk berbagi lebih spesifik tentang proyek lepasan tersebut. Dia hanya menegaskan bahwa proyek tersebut telah menjadi prioritas studio Nonton film lk21. “Mereka telah mulai menulis. Dan bagi saya untuk saat ini, membuat House of the Dragon [judul prekuel] mengudara akan menjadi prioritas nomor satu. Meski tak ada yang tahu tentang rencana di tengah jalan, tapi kami semua fokus pada House of the Dragon,” paparnya lebih lanjut.

House of the Dragon merupakan salah satu dari empat lepasa GoT yang tersisa dalam produksi di jaringan itu setelah prekuel awal yang dikepalai Jane Goldman dibatalkan. “Dalam pengembangan, dalam pilot, kadang-kadang hal-hal datang bersamaan, kadang-kadang tidak,” tambah Bloys berbicara soal pembatalan proyek awal spin-off Game of Thrones. “Salah satu hal yang saya pikir Jane lakukan dengan indah, yang juga sebagai tantangan, bahwa ada banyak ciptaan karena ia menetapkan miliknya 8 ribu tahun sebelum pertunjukan utama, jadi itu membutuhkan lebih banyak lagi,” kata Bloys. “Itu adalah proyek besar. Salah satu hal tentang ‘House of Dragons’ ada sebuah catatan, ada sebuah buku sehingga membuatnya lebih mirip jalur dari sebuah serial,” ujarnya beralasan.

House of the Dragon dibuat bersama sang penulis George R.R. Martin dengan Ryan Condal. Miguel Sapochnick akan bekerja sama dengan Condal sebagai eksekutif produser dan menyutradarai episode pertama serta beberapa episode lainnya. Condal juga ditetapkan untuk terlibat dalam penulisan naskah. Prekuel ini diadaptasi dari novel bertajuk Fire & Blood (2018) karya Martin. Secara keseluruhan buku tersebut bercerita tentang klan Targaryen yang merupakan salah satu klan tertua.

“Kami ingin mengeksplorasi lebih jauh asal mula House Targaryen dan awal terbentuknya Westeros bersama Miguel, Ryan dan George,” kata Bloys, dikutip dari Aceshowbiz. House of the Dragon bercerita tentang perang saudara klan Targaryen. Kisah ini sendiri sempat beberapa kali dibahas dalam serial Game of Thrones, tepatnya pada musim kelima. Kala itu Shireen Baratheon bercerita kepada ayahnya, Stannis Baratheon, sedang membaca buku bertajuk The Dance of Dragons. Buku tersebut mengisahkan peperangan antara Rhaenyra Targaryen dengan adik tirinya, Aegon II Targaryen.

Saat itu Rhaenyra bertakhta di benua Westeros, tempat Game of Thrones berlangsung, setelah ayahnya yang bernama Viserys I Targaryen meninggal. Ia adalah menjadi ratu pertama di Westeros. Sementara, Aegon II merasa memiliki hak untuk menjadi raja sehingga meminta Rhaenyra turun takhta. Jelas Rhaenyra tidak terima sehingga terjadi perang saudara, peristiwa ini disebut The Dance of Dragons. Perang tersebut dianggap sebagai sebagai salah satu penyebab klan Targaryen hampir punah. Sementara itu, pertarungan antar saudara itu juga menjadi salah satu penyebab naga yang biasa ditunggangi klan Targaryen punah.